Tampilkan postingan dengan label DENKER adventure. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DENKER adventure. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2011

Tips Persiapan Pendakian


Mengembara menjelajah seluruh alam rimba, Menyelusuri setiap jejak yang ada, Merengkuh seluruh keindahan, Memeluk ketentraman tanpa batas, bergelut dengan lereng bukit terjal sampai merengkuh puncaknya adalah pengharapan yang selalu di rindukan bagi setiap pendaki.
Jalan pikiran yang susah dijelaskan dengan kamuflase kata yang syarat dengan pertanyaan, terkadang memang harus dibuktikan langsung untuk terjun bercengkrama dengan alam. Mendaki gunung merupakan ekpresi kebebasan dalam  perpaduan antara olahraga, hobi, kreasi dan prestasi. Tak ada rumus sederhana bagi pendaki pemula maupun yang telah berpengalaman untuk melakukan aktivitas tersebut. Jiwa keberanian pantang menyerah dirasa belum cukup jika persiapan fisik, mental dan peralatan tidak memadai. Dibutuhkan sinkronisasi matang di setiap lini demi keselamatan. Dari pengalaman naik gunung, saya ingin mencoba berbagi tips sederhana dalam persiapan pendakian untuk menjelajah gunung-gunung indah di Indonesia yang pada umumnya mempunyai karakter yang tak begitu jauh berbeda.  
 
- Persiapan pendakian :
1. Menjaga fisik agar tetap sehat. Minimal 2 minggu sebelum pendakian rutin melakukan olahraga seperti lari, renang dan lain sebagainya.
2. Membuat list perencanaan perjalanan pendakian sedetail mungkin ( akan diulas lebih lanjut dalam manajemen perjalanan)
3. Mencari informasi sebanyak mungkin mengenai gunung yang akan didaki (Bisa lewat internet)
4. Mempersiapkan peralatan pribadi maupun kelompok (Menyesuaikan dengan jumlah anggota)
                    - Peralatan Pribadi ( Carrier + Cover Bag Carrier, Matras, Sleeping Bag, Sepatu Tracking, Rain Coat,  Ponco, Jacket, Senter/Head Lamp + Baterai Cadangan, Sarung Tangan, Kaos Kaki, Baju Lapangan, Sandal Gunung, Lilin, Gunting, Pisau Lipat, Baju Ganti, Pakaian Dalam, Pembalut, Trash Bag, Kantung Plastik, Piring, Sendok dan Garpu, Gelas, Tuperware, Tissue, Tali Rafia dan Obat Pribadi.
                    -Peralatan Kelompok ( Tenda, Flyseet, Kamera, Kompor+ Bahan Bakarnya, Nesting, Pisau Dapur, Tali Tambang, Tissue Kering dan Basah, Trash Bag, Handyclean, Garam,Teh, Gula, Aneka Makanan.
5. Selalu memperhatikan kondisi cuaca
6. Di usahakan dalam group pendakianya minimal ada salah satu orang yang berpengalaman.
7. Menjaga sifat kebersamaan, selalu memberi motifasi dan yang tak kalah penting meminta ijin kepada kerabat terdekat.
Demikian beberapa tips ringkas yang bisa saya share, semoga bermanfaat.

Kamis, 04 Agustus 2011

Kode Etik Pecinta Alam

KODE ETIK PECINTA ALAM
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
Pecinta Alam Indonesia adalah (sebagian) bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, Bangsa, dan Tanah Air
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa Pecinta Alam adalah sebagian dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Yang Maha Kuasa
Sesuai dengan hakekat diatas, kami dengan kesadaran menyatakan :
1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.
3. Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah air.
4. Menghormati Tata Kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya.
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara Pecinta Alam sesuai dengan Azas Pecinta Alam.
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah air.
7. Selesai.
Disyahkan bersama dalam
Gladian Nasional ke-4
Ujung Pandang, 1974